Robohnya Musala Manding Membuka Mata: JSI, Detikzone, dan Aktivis Bergerak Tanpa Tunggu Komando

Jumat, 21 November 2025 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto.proses pembangunan ulang Musala Al-Ikhlas yang ambruk di Kecamatan Banding Sumenep

Foto.proses pembangunan ulang Musala Al-Ikhlas yang ambruk di Kecamatan Banding Sumenep

SUMENEP | NALARPOS.ID — Kiprah sosial Detikzone kembali menjadi perhatian publik. Setelah sebelumnya menuntaskan pembangunan musala umum di Asta Bong Dungkek, memfasilitasi pembelian ambulans umat, dan menggelar berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya, media yang dikenal aktif dalam isu sosial itu kembali turun tangan pada Jumat (21/11/2025).

Kali ini, Detikzone bekerja sama dengan Aktivis Pemuda Reformasi Sumenep serta Organisasi Jurnalis Sumenep Independen (JSI) untuk menggalang dana pembangunan ulang Musala Al-Ikhlas yang ambruk beberapa hari lalu.

Musala yang berada di tengah permukiman warga itu sehari-hari digunakan sebagai tempat salat berjamaah, pengajian, dan berbagai aktivitas keagamaan.

Kerusakan bangunan tersebut bukan hanya berdampak pada fisik musala, tetapi juga memutus ruang spiritual warga yang selama ini menjadikannya pusat kegiatan ibadah.

Gerakan penggalangan dana yang diluncurkan langsung membuahkan hasil. Pembangunan darurat telah dimulai, dan progresnya kini mencapai sekitar 20 persen.

Kerangka bangunan mulai berdiri, menandai awal dari upaya pemulihan musala yang menjadi simbol kebersamaan warga Dusun Cekkor, Desa Gunung Kembar, Kecamatan Manding.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap rusaknya fasilitas ibadah, Aktivis Pemuda Reformasi Sumenep bersama Detikzone.id tidak hanya mengajak masyarakat berdonasi, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga fasilitas keagamaan di lingkungan masing-masing.

Gerakan ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran sosial bahwa gotong royong merupakan fondasi utama dalam membangun komunitas yang kuat.

Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, menyampaikan harapannya agar lebih banyak pihak tergerak untuk membantu proses pembangunan musala tersebut.

“Tempat ibadah adalah fasilitas vital bagi masyarakat, dan setiap kontribusi sangat berarti untuk mendukung kegiatan keagamaan warga,” ujarnya.

Igusty juga memberikan apresiasi kepada seluruh donatur yang telah memberikan dukungan, baik berupa materi, tenaga, maupun doa.

“Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak. Semoga bantuan dan doa yang diberikan menjadi amal kebaikan, memberikan keberkahan, dan bermanfaat bagi masyarakat Dusun Cekkor. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat, kesehatan, dan rezeki yang berkah kepada seluruh dermawan,” tambahnya.

Sementara itu, aktivis Pemuda Reformasi Sumenep, Imbuh Hajar, menegaskan bahwa keberadaan Musala Al-Ikhlas memiliki nilai sosial yang besar bagi warga.

“Musala ini simbol kebersamaan. Kami mengajak semua pihak masyarakat, pemerintah, hingga para pengusaha untuk bergotong royong membangunnya kembali agar warga dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Upaya pembangunan kembali Musala Al-Ikhlas diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai kepedulian sosial, memperkuat tali persaudaraan, dan memastikan fasilitas keagamaan tetap berdiri kokoh serta dapat dimanfaatkan seluruh warga Dusun Cekkor.

Gerakan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa memakmurkan tempat ibadah adalah tanggung jawab bersama.

Masyarakat memiliki peran besar untuk memastikan sarana keagamaan tetap terjaga, terawat, dan bermanfaat bagi generasi berikutnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Fer

Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kembali Masuk KEN 2026, Festival Tong-Tong Sumenep Bidik Dampak Ekonomi
Enam Anggota JSI Lulus UKW Unitomo, Seluruh Wartawan Dinyatakan Kompeten
29 dari 30 Peserta UKW Unitomo Surabaya Dinyatakan Kompeten
Polisi Ungkap Kasus Sabu di Saronggi Sumenep, Dua Pria Diamankan
FIKOM Unitomo Gandeng PERHUMAS, Mahasiswa Dibekali Strategi Komunikasi Krisis
Diduga Aniaya Istri dan Ancam Bunuh Anak, Pria di Sumenep Diamankan Polisi
Diikuti 119 Pelajar, Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep Dorong Kompetensi Siswa SMA/MA
Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Penyebabnya
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:26 WIB

Kembali Masuk KEN 2026, Festival Tong-Tong Sumenep Bidik Dampak Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Enam Anggota JSI Lulus UKW Unitomo, Seluruh Wartawan Dinyatakan Kompeten

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:31 WIB

29 dari 30 Peserta UKW Unitomo Surabaya Dinyatakan Kompeten

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Polisi Ungkap Kasus Sabu di Saronggi Sumenep, Dua Pria Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:45 WIB

FIKOM Unitomo Gandeng PERHUMAS, Mahasiswa Dibekali Strategi Komunikasi Krisis

Berita Terbaru