Bea Cukai Siap Terima Laporan SMSI Terkait Dugaan Bisnis Pita Cukai Milik YD

Rabu, 25 Juni 2025 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dialog Terbuka SMSI Sumenep Bersama Bea Cukai Madura, Rabu 25 Juni 2025.

Foto. Dialog Terbuka SMSI Sumenep Bersama Bea Cukai Madura, Rabu 25 Juni 2025.

SUMENEP | NALARPOS.ID  Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep Menemui Bea Cukai Madura, Rabu 25 Juni 2025. Mereka melaporkan dugaan bisnis gelap yang melibatkan pemilik Perusahaan Rokok (PR) Air Bening Jaya berinisial YD.

YD diduga sebagai aktor utama di balik praktik penjualan pita cukai melalui perusahaan rokok bayangan. Sejumlah PR bayangan yang digunakan antara lain PR Sumber Bahagia Tobacco, Gudang Cengkeh 99, Nasikurrahman, Sentol Jaya Mandiri, dan Supernova Jaya.

Menurut SMSI, PR bayangan tersebut hanya menebus pita cukai tanpa kegiatan produksi nyata. Dugaan ini juga menyeret indikasi praktik Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh YD.

“Ini informasi penting yang perlu diketahui Bea Cukai. Kami akan layangkan laporan resmi berikut bukti transaksi dan dugaan TPPU oleh YD,” kata Toifur, perwakilan SMSI Sumenep, dalam pertemuan tersebut, Rabu 25 Juni 2025.

Kedatangan SMSI disambut langsung oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura, Andru Riedwan Permadi. Ia menyatakan kesiapannya menindaklanjuti temuan tersebut. Tapi administratif ke kantor.

“Temuan tersebut nantinya akan kami tindaklanjuti melalui pembinaan. Tapi jika tidak bisa dibina, maka akan kami cabut izinnya. Kami terbuka dan siap kolaborasi dengan SMSI,” ujar Andru menegaskan.

Andru menjelaskan bahwa pembinaan mencakup audit pembukuan, pengecekan volume produksi, serta jumlah tenaga kerja pada perusahaan rokok yang bersangkutan.

“Pemesanan pita cukai itu berdasarkan permintaan pabrik. Kalau ada penyelewengan, apalagi hanya jual pita cukai tanpa produksi, silakan laporkan. Kami akan segera menindaklanjuti,” tegasnya.

Jika pembinaan tidak berhasil, kata Andru, langkah selanjutnya adalah pembekuan hingga pencabutan izin sesuai prosedur Bea Cukai Madura.

“Silakan, kami terbuka. Setiap temuan dari SMSI pasti kami tindak sesuai regulasi yang berlaku,” Tutupnya.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel nalarpos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis Bajingan Catatan Fauzi As
Heboh Anggaran RSUD Sumenep, dr. Erliyati Tegaskan Penggunaan Berdasarkan Kebutuhan
Piala Bupati 2026 Sukses, Songennep FC Siap Cetak Atlet Berprestasi
Bersama Khofifah, Lia Istifhama Awali Ramadan dengan Tradisi Ziarah
Kebijakan Batik Sumenep Diprotes, Mahasiswa Tuntut Audit Terbuka
Perkuat Produktivitas Petani, DKPP Sumenep Siapkan Anggaran Bibit Miliaran
Momentum HPN 2026, Bappeda Sumenep Apresiasi Peran Strategis Pers Lokal
Swiss-Belinn Manyar Luncurkan Iftar Buffet Mediterania dengan Promo Menarik
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 20:57 WIB

Aktivis Bajingan Catatan Fauzi As

Minggu, 5 April 2026 - 15:52 WIB

Heboh Anggaran RSUD Sumenep, dr. Erliyati Tegaskan Penggunaan Berdasarkan Kebutuhan

Senin, 16 Februari 2026 - 10:49 WIB

Piala Bupati 2026 Sukses, Songennep FC Siap Cetak Atlet Berprestasi

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:21 WIB

Bersama Khofifah, Lia Istifhama Awali Ramadan dengan Tradisi Ziarah

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:39 WIB

Kebijakan Batik Sumenep Diprotes, Mahasiswa Tuntut Audit Terbuka

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As

Artikel

Aktivis Bajingan Catatan Fauzi As

Senin, 6 Apr 2026 - 20:57 WIB